Strategi Digitalisasi Sarpras : Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Sarana dan Prasarana SMK

Oleh Muhamad Rai 2.170

Ringkasan

Strategi Digitalisasi Sarpras : Meningkatkan Kualitas Pengelolaan Sarana dan Prasarana SMK

Terjadinya revolusi industri yang terus berkembang mendorong perubahan pada teknologi digital. Perkembangan dunia digital sangat dinamis, tidak hanya “mempengaruhi”, bahkan “mengubah” gaya hidup masyarakat dengan tanpa dan sulit dihindari sehingga bermuara pada tuntutan inovasi di berbagai sektor.

Di era revolusi industri 4.0 ini, teknologi telah mampu menciptakan lingkungan belajar global terstandar yang menempatkan peserta didik di tengah proses pembelajaran yang dikelilingi oleh berbagai sumber belajar dan layanan belajar elektronik. Sebagaimana pelaksanaan new learning atau e-learning yang menjadi tipe pembelajaran di era digital sangat terkait erat dengan pemanfaatan media digital sebagai sarana pendukung.

Digitalisasi pendidikan merupakan sebuah inovasi sistem pendidikan yang merujuk pada transformasi atau perubahan sistem ke arah digital dengan menggunakan teknologi. Digitalisasi Pendidikan menuntut pula Digitaslisasi Sarana dan Prasarana Pendidikan. Digitalisasi pendidikan sebagai sebuah inovasi sangat diperlukan untuk:
1.    Meningkatkan hasil belajar. Tren baru dalam pembelajaran saat ini sangat bergantung pada cara-cara baru mengatur sekolah dan penggunaan TIK.
2.    Pendidikan dianggap sebagai sarana untuk meningkatkan kesetaraan, dan inovasi membantu meningkatkan kesetaraan dalam akses pendidikan, juga kesetaraan dalam hasil pembelajaran.
3.    Merangsang penyediaan layanan (pendidikan) secara lebih efisien dalam meminimalisir biaya dan memaksimalkan kekuatan serta peluang.
4.    Pendidikan harus tetap relevan dalam menghadapi perubahan cepat pada masyarakat dan perekonomian nasional.

Oleh karena itu, demi menjaga dan meningkatkan kondusifitas pelaksanaan new learning, Direktorat SMK menginisiasi “digitalisasi sarpras”. Harapannya adalah untuk merevitalisasi proses belajar mengajar di SMK, bahkan lebih jauh lagi untuk meningkatkan mutu pendidikan secara keseluruhan.

(AWK1980)